• 6

    Jun

    Surabayaku, Surabayamu, Surabaya Kita

    Ada transisi yang menarik tentang kota Surabaya. Kini, kota yang hari ini berumur 716 tahun ini memasuki tahapan baru. Kota ini tidak hanya menjadi milik beberapa orang atau golongan, tapi telah menjadi milik kita bersama. Semuanya merasa bangga. Semuanya merasa memilikinya. Dan semuanya merasa harus terus merawat kotanya agar tetap menjadi terus lebih baik dari sebelumnya. Lho, apakah selama ini Surabaya belum menjadi milik kita bersama? Dari segi persepsi warga bisa demikian. Kota tidak dianggap menjadi milik bersama kalau semua elemen masyarakatnya tidak ikut serta dalam proses-proses pembangunan. Sukses yang dicapai tidak dianggap sebagai keberhasilan bersama, tapi keberhasilan salah satu elemen saja. Misalnya, keberhasilan pemerintah saja atau sector swasta saja atau masyarakat saja.
  • 23

    Apr

    Gusti Ratu Jogja Pameran di Surabaya

    Putri pertama Raja Kasultanan Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun menggelar pameran di Surabaya. Selama 15 hari sejak pertengahan bulan ini, kita bisa menyaksikan di House of Sampurna. Berbagai karya tinggi tentang sutra digelar di sana. Sutra yang dikembangkan di kota gudeg itu menjadi sebuah karya seni tenun yang istimewa. Sutra itu diberi nama sutra alam liar. Setelah dipintal dan ditenun, hasilnya sangat luar biasa. Ia menjadi sebuah karya seni istimewa. Tapi bukan soal sutranya yang menarik. Juga bukan pameran itu yang mengesankan. Asal-usul barang yang dipamerkan itulah yang bisa memberi inspirasi lebih untuk mengembangkan potensi kita yang sudah ada. Semua barang yang dipamerkan itu adalah hasil produk dari kerjasama bertitel provinsi kembar (s
  • 8

    Apr

    Rekor Sprei dan Perkapita Muri

    Bukan kebetulan kalau dalam seminggu tiga kali bertemu bos PT Jamu Jago Jaya Suprana. Pria gendut yang dulu memproklamirkan diri sebagai tokoh kelirumologi ini sedang memberikan piagam rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) di tiga tempat di Surabaya. Kebetulan, saya juga diundang di ketiga acara pemecahan rekor tersebut. Pertama pemecahan rekor untuk penyanyi seriosa lansia, cover bed raksasa, dan konser resital piano empat generasi. Untuk ketiga acara rekor Muri itu, Jaya Suprana yang hadir sendiri. Peristiwa panen rekor dan prestasi di Surabaya itu terjadi minggu terakhir bulan Maret lalu. Yang menarik, ketiganya digelar oleh masyarakat dengan basis komunitas yang berbeda. Pertama oleh komunitas penggemar seriosa lansia, kedua seorang pengusaha sprei, dan ketiga seorang guru piano yang pu
  • 9

    Mar

    Kiai Dahlan; Perginya Penjaga Alquran

    Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita kembali kehilangan seorang kiai besar yang menjadi kebanggaan warga Surabaya. Namanya KH Dahlan Basyuni. Dialah kiai yang hidupnya diabdikan untuk mendidik para penghafal Alquran. Ribuan hufadz, orang yang hafal Alquran, dilahirkan dari pondok pesantrennya yang tak terlalu besar, di dekat Masjid kuno Peneleh. Kiai berusia 78 tahun ini meninggal Jumat pagi, sekitar pukul 4.30 WIB. Tidak ada sakit serius. Kecuali diare yang diderita beberapa hari terakhir. Dokter Muhammad yang ikut mengurus kiai di hari-hari terakhir mengakui bahwa tidak ada penyakit serius yang diderita Kiai Dahlan semasa hidupnya. Saya mengenal Kiai Dahlan sebelum menjadi wakil walikota Surabaya. Pertemuan terakhir terjadi di rumah beliau pada bulan puasa lalu. Setelah itu, masih
  • 9

    Mar

    KH Dahlan Basyuni; Perginya Penjaga Alquran

    Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita kembali kehilangan seorang kiai besar yang menjadi kebanggaan warga Surabaya. Namanya KH Dahlan Basyuni. Dialah kiai yang hidupnya diabdikan untuk mendidik para penghafal Alquran. Ribuan hufadz, orang yang hafal Alquran, dilahirkan dari pondok pesantrennya yang tak terlalu besar, di dekat Masjid kuno Peneleh. Kiai berusia 78 tahun ini meninggal Jumat pagi lalu, sekitar pukul 4.30 WIB. Tidak ada sakit serius. Kecuali diare yang diderita beberapa hari terakhir. Dokter Muhammad yang ikut mengurus kiai di hari-hari terakhir mengakui bahwa tidak ada penyakit serius yang diderita Kiai Dahlan semasa hidupnya. Saya mengenal Kiai Dahlan sebelum menjadi wakil walikota Surabaya. Pertemuan terakhir terjadi di rumah beliau pada bulan puasa lalu. Setelah itu, m
  • 16

    Feb

    Filipino Rasa Surabaya

    Kalau ada warga negara Filipina yang sangat bangga dengan kota Surabaya, itu adalah Vernon Benecdicto Prieto. Sejak mengenal kota ini, ia menjadi orang yang paling getol memasarkan ibukota Jawa Timur ini ke berbagai negara di Asia dengan berbagai cara. Bahkan, untuk kegiatan tersebut, ia bisa mengeluarkan koceknya sendiri karena kebanggaannya. Mengapa kok bisa demikian? Saya sendiri tidak tahu pasti. Namun, dari setiap email yang dikirim ke STPB maupun saya, Vernon selalu menggambarkan kegiatannya di berbagai event dan tempat. Tak lupa, ia selalu menyertakan foto-fotonya. Keaktifannya memasarkan Surabaya di berbagai negara itu bisa jadi melebihi warga kota ini sendiri yang tinggal di luar negeri. Saking getolnya memasarkan kota ini, Vernon sampai dijuluki oleh Kedutaan Besar Republik Ind
  • 8

    Feb

    Mengail Untung dari Larangan Merokok

    Tidak semua larangan membuat orang susah. Buktinya larangan merokok di kawasan dan tempat tertentu setelah lahirnya Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Merokok (KTM). Perda yang sudah digedok DPRD Kota Surabaya, tiga bulan lalu, itu ternyata menjadi media marketing yang menguntungkan di mata manajer hotel yang kreatif. Sejak minggu lalu, Surabaya Plaza Hotel mulai menerapkan Perda tersebut. Di seluruh hotel itu sekarang bebas dari asap rokok. Mulai di kamar, loby, restoran, bahkan di barnya. Mereka tidak hanya melarang, tapi juga memberikan ancaman sanksi. Apa itu? Bagi tamu atau siapa pun yang ketahuan merokok di dalam hotel, maka siap-siap untuk membayar denda Rp 1 juta. Bagaimana untuk para perokok berat? Tidak ada pengecualian. Kalau sudah nggak t
  • 1

    Feb

    Wisata Medis Surabaya, Kenapa Tidak?

    Mantan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Abdul Wahab Dalimunthe, beberapa hari lalu, menjalani operasi mata di Rumah Sakit Mata Undaan, Surabaya. Lho kok tidak ke Singapura atau Malaysia yang dekat dengan Medan? Ia memilih rumah sakit yang berdiri sejak jaman Belanda itu karena peralatan untuk operasi di RS ini dianggap sudah memadai. Apalagi, saat itu, kota ini sedang kedatangan ahli mata dari Guangzhou, China, Prof Tang Shibo. Pakar penyakit mata terkenal se Asia-Pasifik dari Zhongshan Opthalmic Center itu lantas menjadi advisor utama operasi mantan pejabat yang juga pernah menjadi Ketua DPRD Sumut ini. Tak hanya itu. Sejumlah operasi yang rumit pada waktu yang bersamaan mendapat pengawasan Tang Sibho. Selain ke RS Undaan, ia juga menyempatkan untuk menularkan ilmunya kepada para dosen da
  • 18

    Jan

    Jajanan Malaysia, Merk Surabaya

    Baru saja saya mendapat oleh-oleh menarik dari Ketua Surabaya Tourisme and Promotion Board (STPB) Yusak Anshori. Sepulang dari Vietnam untuk kepentingan hotel yang dipimpinnya, ia membawa jajanan produksi Malaysia. Jajanan itu tidak dibeli di Kuala Lumpur atau kota lain di negeri itu, tapi didapat ketika ia berada di Hongkong. Yang menarik, oleh-oleh itu merknya Surabaya. Jajanan itu berupa roti bolu. Terbuat dari tepung dengan rasa kelapa. Rotinya dibungkus kecil-kecil. Seukuran 10 kali 5 sentimeter. Kemasannya juga sangat sesuai dengan warna kota kita: Hijau. Karena itu, kalau saja oleh-oleh itu kita jual di sini, pasti orang langsung mengira kalau jajanan tersebut merupakan oleh-oleh khas Surabaya. Kue atau bahasa Malaysianya kek itu diproduksi Kinos Food Industries (M) Sdn.Bhd. Pa
-

Author

Follow Me